Rumus Komunikasi (Teknik Terpenting Dalam Komunikasi Adalah Mendengar )

Tanya, Puji, Bereaksi

Komunikasi merupakan hal utama yang harus dilakukan oleh manusia. Tanpa adanya komunikasi, manusia akan sulit untuk bersosialisasi terhadap sesama. 

Dalam buku Bicara Itu Ada Seninya karya Oh Su Hyang, terdapat rumus dalam berkomunikasi. Rumus ini merupakan rumus yang dapat diterapkan dengan mudah oleh siapa pun dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan pengalaman dari si penulis. Rumusnya ialah:

                         C = Q × P × R

Communication = Question × Praise ×              Reaction 

'C' adalah communication atau komunikasi. Ada 3 hal yang diperlukan untuk memenuhinya. Yaitu, 'Q' atau question (pertanyaan), 'P' atau praise (pujian), dan 'R' atau reaction (reaksi). Dengan begitu komunikasi akan berjalan dengan lancar dan baik, harus mengandung pertanyaan, pujian, dan reaksi. 

Pertanyaan adalah bentuk ketertarikan terhadap lawan bicara. Oleh karena itu, pertanyaan disebut sebagai dasar komunikasi. Komunikasi tidak akan terwujud jika tidak ada ketertarikan terhadap lawan bicara. 

Sedangkan pujian sangat penting untuk membentuk hubungan yang kokoh. Pujian mempunya efek instan dan kuat terhadap manusia. 

Dan yang terakhir adalah bereaksi. Reaksi muncul jika kita mendengarkan ucapan lawan bicara. Reaksi yang paling umum adalah umpan balik verbal seperti "oh ya?" Siapa pun pasti ingin terus berbincang lebih lama jika lawan bicara menunjukkan reaksi seperti ini. 

Menurut penulis, dalam dialog ada aturan "1-2-3". Sekali berbicara, dua kali mendengarkan, tiga kali memberi umpan balik. 

Tunjukkanlah dengan sungguh-sungguh bahwa Anda tertarik dengan apa yang sedang dikatakan oleh lawan bicara, sehingga dia pun akan berbuat demikian terhadap Anda. Untuk menjadi pembicara yang hebat, Anda harus lebih dulu menjadi pendengar yang hebat. 



Post a Comment

Lebih baru Lebih lama