Book Review : Rindu by Tere Liye


1. Identitas Buku

  • JudulRindu

  • Penulis: Tere Liye

  • Penerbit: Republika

  • Tahun Terbit: 2014

  • Jumlah Halaman: 544 halaman

  • Genre: Fiksi, Religi, Sejarah


2. Sinopsis Singkat

Buku ini menceritakan tentang perjalanan panjang menuju tanah suci Mekah oleh para penumpang kapal Van Der Wijck dari Makassar untuk menaikkan ibadah haji pada tahun 1938. Dalam perjalanan yang panjang itu, begitu banyak kisah yang menggugah hati saya sebagai pembaca. Beberapa kisah yang dialami penumpang (5 tokoh utama) seperti Daeng Adipati, Mbah Kangkung, Ambo Uleng, dan Bonda Upe. Kejadian yang dialami oleh kelima tokoh ini sangat akrab dengan kita sebagai pembaca. Perjalanan ini membawa rindu yang membekas dalam setiap pribadi para tokoh, khususnya para pembaca. Buku ini bukan hanya menceritakan perjalanan selama dua minggu yang dilakukan oleh para penumpang tetapi juga perjalanan batin untuk dijadikan refleksi dan pelajaran yang sangat berharga bagi para pembaca. 

3. Unsur Intrinsik

  • Tema: Pencarian makna hidup, rindu akan ampunan dan kedamaian batin.

  • Tokoh dan Penokohan:

    • Daeng Andipati – dewasa, family man, bijaksana, dendam dalam hati. 

    • Anna – anak dari Daeng Adipati yang ceria 

    • Ambo Uleng – lelaki muda yang penuh dengan ketulusan, cerdas dan setia. 

    • Mbah Kakung – kakek tua, pencinta sejati, setia

    • Bonda Upe  – sosok perempuan kuat yang melalui kisah pilu dalam hidupnya dan berhasil melewatinya melalui berbagai perjalanan religius 

  • Alur: Campuran alur maju dan kilas balik.

  • Latar: Kapal laut van der Wijck, pelabuhan, dan suasana tahun 1930-an.


    4. Unsur Ekstrinsik

    • Nilai Religius: Refleksi iman dan keikhlasan dalam menerima takdir kehidupan yang dikehendaki Tuhan. 

    • Nilai Sosial dan Budaya: Gambaran masyarakat Indonesia tempo dulu dan proses melalukan perjalanan naik haji

    • Nilai Moral

      - Pentingnya memaafkan diri sendiri dan orang lain untuk bisa benar-benar ‘Rindu’ kepada Tuhan.

      - Setiap hal yang dilalui merupakan sebuah pelajaran berharga yang akan berguna bagi kehidupan pribadi

      - Tidak ada kata terlambat untuk memulai lembaran baru dengan pribadi yang baru (penuh sukacita dalam Tuhan) 


    5. Kelebihan Buku

    • Gaya bahasa yang digunakan Tere Liye sangat mudah dipahami oleh para pembaca. Puitis namun tetap mudah dipahami dan sangat relate dengan kehidupan para pembaca. 

    • Penuh pesan moral dan spiritual yang mendalam.

    • Alur cerita kuat dan membuat pembaca merenung.

    • Karakter tokoh yang unik dan hidup.


    6. Kekurangan Buku

    • Beberapa bagian terasa repetitif/pengulangan sehingga mudah ditebak pembaca.


    7. Kesimpulan dan Penilaian Pribadi

    Secara general, buku ini sangat cocok bagi para pembaca, khususnya anak muda yang mau mencari makna hidup yang sebenarnya, pencarian jati diri, serta berbagai macam pertanyaan misteri kehidupan yang wajib diketahui oleh para kaum muda. Buku ini bukan hanya sekedar menceritakan perjalanan ke Mekah, namun jantung dari buku ini adalah tentang perjalanan kehidupan. 

    Post a Comment

    Lebih baru Lebih lama